Yang pengin gue bahas adalah penggunaan kata ain’t, gonna, wanna, dan gotta yang nggak pernah diajarkan semasa gue sekolah dulu. Ain’t, gonna, wanna, dan gotta menurut sumber-sumber yang pernah gue baca termasuk dalam kategori bahasa slang (BUKAN SELANG). Bahasa slang adalah bahasa tidak resmi yang dipakai dalam keseharian orang barat dan biasanya di Indonesia tidak diajarkan oleh guru karena
Ciee udah ngomongin kurikulum ajee..
FYI (For Your Information) gue kuliah jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dimana mahasiswanya di latih untuk
Pertama mari kita bahas masalah "ain't"
Ain’t adalah kependekan dari “am not, is not, are not, have not, dan has not.” Tapi dalam mengartikannya kita harus memperhatikan konteks kalimat, apakah yang dimaksud adalah
am not, is not, are not, have not, atau has not.
Contoh penggunaannya adalah :
If it ain't you baby
If I ain't got you baby - Alicia Keys (If I ain't got you baby)
Ain't like you to hold back or hide from the light - Adele (Someone Like You)
dan masih banyak lagi ain't ain't lainnya yang bertebaran di beberapa lirik lagu dan juga script film.
Kedua ada "gonna". (Bukan Gonna dan Rong Rong yaaa #Itu Bona #Okesip)
Gonna merupakan kependekan dari “going to” yang berarti akan.
Penggunaan gonna harus diawali dengan to be, karena artinya akan menjadi to be going to (dalam bahasa Indonesia artinya akan).
Contoh penggunaannya adalah:
Nothing's gonna change my love for you - Westlife
I'm gonna sing for you - Dido (Leaving on the jet plane)
Selanjutnya adalah "wanna".
Wanna merupakan kependekan dari want to yang artinya ingin.
Contoh penggunaannya adalah:
If you wanna be my lover, you gotta get with my friends - Spice Girls (Wanna be)
Terakhir adalah "gotta."
Gotta merupakan kependekan dari got to yang artinya have to (harus, kudu).
Contoh penggunaannya adalah :
I gotta see you - Chris Brown (With you)
I'm gonna find ya - One Direction (One way or another)
